Resiko Menggunakan VPN Gratis dan Bahayanya Bagi Aktivitas Perbankan Anda

VPN terus meningkat popularitasnya, seiring semakin banyak orang yang khawatir tentang privasi internet. Pasar VPN pun tumbuh pesat untuk memenuhi permintaan ini. Diperkirakan ada 1.000 VPN gratis yang menjanjikan dan tanpa biaya tambahan.

Namun dari berbagai aplikasi android yang ada, VPN gratis menyimpan banyak resiko mengerikan. Sebelum kita bahas resiko apa yang mengintai saat Anda menggunakan VPN, simak terlebihi dahulu apa itu VPN dan kegunaannya.

Apa Itu VPN ?

VPN ada singkatan dari Virtual Private Network. Secara umum VPN adalah jaringan virtual pribadi yang menawarkan tidak perlindungan dan privasi yang lebih tinggi saat anda menjelajahi internet, baik di rumah ataupun diluar.

Tetapi bagaimana bisa jaringan virtual ini melakukan itu?

Sederhananya, VPN menciptakan koneksi aman melalui jaringan public (seperti wifi gratis di mall, hotel dan sarana transportasi) serta jaringan rumah. Mereka merutekan lalu lintas Anda melalui server khusus dan mengenkripsi data Anda serta menyembunyikan aktivitas online Anda.

back to menu ↑

Kegunaan VPN dan Manfaatnya

Ada banyak keuntungan menggunakan jaringan virtual ini salah satunya membuka blokir jaringan yang sejatinya ditutup seperti kejadian pemerintah menutup layanan whatsapp dan rakyat Indonesia berbondong-bondong menggunakan VPN – termasuk saya.

Manfaat lainnya, VPN membantu mengamankan data koneksi Anda saat menggunakan wi-fi gratis di taman, hotel, kafe atau tempat lainnya. Berselancar di dunia maya memiliki resiko jaringan publik yang tidak aman seperti spoofing wifi, serangan honeypot atau hacker yang ingin dengan mudah mencegat data Anda. Lalu tunggu apalagi segera download aplikasi VPN terbaik… eittsss tunggu dulu !!

via GIPHY

“ Apakah VPN Aman? ”

Dari keuntungan VPN yang ditawarkan saat menggunakan versi berbayar, ternyata juga menyimpan resiko dan sisi gelap saat digunakan dengan versi gratis.

back to menu ↑

7 Resiko Menggunakan VPN Gratis

1. Melacak Aktivitas Online Anda

Seperti dijelaskan diatas, jaringan virtual digunakan untuk melindungi privasi Anda saat menjelajah internet. Dengan demikian, sangat mengerikan bahwa studi yang sama menemukan 72% VPN gratis menamamkan pelacak pihak ketiga dalam perangkat lunak mereka.

Pelacak ini dapat digunakan untuk mencatat dan mengumpulkan semua data aktivitas online Anda termasuk aktivitas perbankan sehingga pengiklan lebih dapat menargetkan Anda dengan iklan mereka.Bukan memberikan jaminan privasi, VPN justru melakukan sebaliknya, mengumpulkan informasi Anda dan menjualnya kepada penawar tertinggi.

Kalau anda rajin membaca kebijakan privasi dari suatu aplikasi secara eksplisit Psiphon VPN menyatakan bahwa ia melacak aktivitas Anda dan memungkinkan pengiklan mengaksesnya. Sementara beberapa VPN menyembunyikan fakta tersebut.

2. Mengandung Malware

Malware

Salah satu tujuan utama VPN adalah untuk melindungi Anda dari serangan hacker. Jadi sangat mengkhawatirkan bahwa ada beberapa VPN gratis yang sebenarnya mengandung malware. Sayangnya hal ini ternyata benar. Sebuah studiyang dilakukan di tahun 2016 oleh CSIRO mencatat dari 283 penyedia VPN gratis banyak mengandung malware termasuk Betternet, SuperVPN, dan CrossVPN.

Sebagain malware terkait dengan periklanan. VPN gratis bergantung pada iklan untuk mendapatkan pendapatan. Disisi lain, banyak VPN premium menyediakan adblocker, perlindungan malware serta bandwith yang tak terbatas.

3. Membatasi Jumlah Data yang Dapat Anda Gunakan

Beberapa VPN gratis paling populer membatasi jumlah data yang Anda dapat gunakan. Beberapa seperti ProtonVPN hanya membatasi jumlah server saja tetapi tidak membatasi jumlah data yang dapat digunakan.

Mereka melakukan ini biasanya untuk memikat Anda, kemudian mendorong Anda untuk meningkatkan ke paket berbayar karena frustasi jumlah data yang digunakan hanya sedikit.

4. Memperlambat Internet Anda

Internet yang melambat adalah masalah yang sering Anda hadapi  dengan VPN berkualitas buruk. Namun VPN yang dengan sengaja memperlambat internet Anda sangat membuat frustasi. Ini adalah strategi beberapa penyedia layanan jaringan virtual, untuk mendorong pengguna gratis mereka meningkatkan ke paket berbayar. Prioritas mereka adalah pelanggan yang berbayar.

5. Membombardir Anda dengan Iklan

Alasan untuk poin ini sederhana. Karena pengguna mereka tidak membayar langganan bulanan, VPN gratis memerlukan cara lain untuk menghasilkan uang darinya. Betternet salah satu yang menggunakan teknik ini, sekalipun mereka menyatakan di situs web mereka bahwa mereka tidak menampilkan iklan yang mengganggu, pada kenyataannya, iklan akan muncul setiap kali Anda terhubung.

Tidak hanya mengganggu dengan iklan, mereka juga dapat memperlambat kecepatan internet Anda atau bahkan mengganggu dengan malware.

6. Menjual Bandwith Anda

Selain menggunakan iklan, contohnya VPN Hola berhasil menemukan cara lain untuk menghasilkan uang dari pengguna gratis mereka. VPN ini tertangkap basah menjual bandwith pengguna gratis ke pengguna berbayar. Jadi mereka membiarkan pelanggan yang berbayar menggunakan kekuatan pemrosesan perangkat Anda, pada dasarnya menjual bandwidth Anda untuk mendapatkan keuntungan.

Kalau Anda jeli dan membaca kebijakan privasi di situs web mereka sebenarnya mereka menyatakan hal ini. Walaupun mereka memutarnya dengan cara yang jauh lebih positif.

7. Tingkat Keamanan yang Rendah

VPN gratis biasanya menggunakan protocol yang kurang aman dan tidak memiliki banyak sumber daya untuk mengamankan infrastruktur server mereka. Hal ini menyebabkan koneksi Anda kurang aman dan lebih mungkin diretas oleh para hacker dibandingkan dengan VPN premium.

back to menu ↑

Jadi , Apakah Aman Menggunakan VPN Gratis?

Secara umum, saya cenderung mengatakan tidak, tetapi ada beberapa pengecualian VPN gratis yang dapat dipercaya. Tetapi mengapa mengambil risiko jika Anda bisa mendapatkan VPN bebas risiko yang murah.

Nantikan artikel saya selanjutkan yang akan membahas VPN gratis yang dapat dipercaya serta VPN berbayar dengan harga murah. (ask)

 

Asirwanda Akarsana adalah seorang IT blogger profesional dengan gelar sarjana Teknik Informartika salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Dia telah menulis beberapa review terkait perkembangan teknologi informasi serta dunia seluler dan sangat antusias membagikannya kepada Anda.

Silahkan bagikan pendapat Anda

      Leave a reply

      IndoGuide
      Logo
      Login/Register access is temporary disabled
      Compare items
      • Total (0)
      Compare
      0